q
Selamat Datang di MauBerubah.Com.
Terima Kasih Kesempatan Keduanya.

Maret

Tidak ada kegiatan

April

Tidak ada kegiatan

Kini, Warga Binaan Bisa Transaksi Jual Beli Lewat Jeera Wallet!

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

MAUBERUBAH.COM- Rutan Cipinang, Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, bekerjasama dengan Jeera Foundation, Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (KOPASINDO), dan Nuro, meluncurkan dompet elektronik, bernama Jeera Wallet.

Jeera Wallet adalah sistem manajemen digital, yang diharapkan dapat membantu membersihkan peredaran uang cash di lingkungan pemasyarakatan yang bertujuan menghindari pencucian uang dan pungli yang selama ini terjadi di lingkungan pemasyarakatan.

Direktur Jendral Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami menyampaikan, lapas di Indonesia kini memiliki citra yang negatif, karena banyaknya kasus penggelapan uang.

Oleh karena itu, berbagai usaha terkait pembinaan dan pengawasan harus ditopang dengan suatu terobosan sistem baru, terutama yang terkait dengan penyimpangan oleh peredaran uang tunai di dalam penjara

“Salah satu sistem manajemen dijital yang hari ini diluncurkan adalah dompet elektronik (Jeera Wallet),” ujar Utami di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Senin (30/6/2018).

Adanya Jeera Wallet ini, penghuni lapas dan warga binaan dapat melakukan aktivitas jual beli dengan otentifikasi sidik jari mereka.

Sehingga, digitalisasi dana tunai dapat diawasi keabsahan sumber dana dan kerahasiaan data pemilik akun.

Selain itu, sistem ini tidak saja menunjang kegiatan penyelenggaraan kebutuhan sehari-hari, yang akan disediakan oleh Kopasindo, tapi juga berfungsi sebagai alat untuk mengawasi lalu lintas uang berbasis digital di dalam penjara.

“Dengan demikian tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam penjara karena selain tidak aman, juga berpotensi menjadi alat untuk penyelewengan. Penjara kini menjadi lingkungan cashless,” ujar Utami.

Adanya Jeera Wallet pun, disebut dapat menyalurkan potensi kreativitas warga binaan di dalam penjara seluruh Indonesia.

Karena, hasil karya mereka akan meningkat kualitasnya dan diminati pasar, yang pada akhirnya menciptakan kesejahteraan bagi para warga binaan.

“Selanjutnya, sistem ini akan dapat ditumbuh-kembangkan sesuai dengan kebutuhan lapas di seluruh Indonesia,” ujar Utami.

Menariknya, satu diantara pemrakarsa Jeera Foundation adalah Rino Lande, ia menyampaikan, ekosistem dan pelayanan ini sangat cocok bagi warga binaan yang telah bebas, karena mereka dapat berusaha mandiri dengan menyalurkan hasil karya dan brand mereka sendiri.

“Yang menarik adalah seluruh solusi manajemen usaha digital ini tidak menggunakan sumber dana negara. Jadi 100 persen swadaya Jeera Foundation. Sistem yang dikembangkan oleh Nuro sebagai kolaborator Jeera Foundation,” ujar Rino.

 

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
AUTHOR: admin
No Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.